7 Kriteria Software Arsip Terbaik untuk Pengelolaan Dokumen

software arsip

Tumpukan dokumen fisik yang berantakan di kantor sering kali memaksa karyawan membuang waktu berjam-jam hanya untuk mencari dokumen penting yang terselip. Memanfaatkan software arsip bukan sekadar memindahkan kertas ke layar komputer, melainkan membangun ekosistem operasional di mana setiap data dapat dilacak, diamankan, dan ditarik kembali dalam hitungan detik. Alih-alih terus terjebak dalam masalah administrasi konvensional, Anda dapat langsung mengintegrasikan seluruh arsip perusahaan ke dalam platform pengelolaan terpusat seperti MasterDMS.

Mengapa Bisnis Membutuhkan Aplikasi Arsip Digital Saat Ini?

Secara fundamental, aplikasi arsip digital adalah sistem yang dirancang untuk menangkap, memantau, dan menyimpan file perusahaan secara elektronik. Sementara itu, arsip digital adalah dokumen yang telah dialihmediakan dari wujud fisik maupun digital murni ke dalam wadah pangkalan data (database).

Lalu, mengapa bisnis membutuhkan aplikasi arsip digital? Di era digital ini, transformasi digital dalam bisnis membuat volume data arsip perusahaan membengkak tajam. Jika Anda masih mengandalkan arsip manual, staf akan sangat kesulitan saat mencoba menemukan dokumen atau mengakses dokumen lama. Oleh sebab itu, arsip digital adalah solusi terbaik karena aplikasi arsip digital hadir untuk menyederhanakan birokrasi, meningkatkan efisiensi, dan memastikan efisiensi kerja harian tetap optimal. Singkatnya, instansi modern membutuhkan aplikasi arsip digital untuk bertahan dari kompetisi.

Apa Saja Fitur Utama Aplikasi Arsip yang Wajib Ada?

Sebagai penyedia jasa berpengalaman di bidang kearsipan B2B, kami menilai bahwa peralihan menuju sistem digital harus memberikan perbedaan yang kentara dari metode lama.

Kriteria Manajerial Sistem Arsip Manual Software Arsip Digital
Ruang Penyimpanan Membutuhkan lemari dan gudang fisik yang luas. Menggunakan server atau basis cloud yang ringkas.
Pencarian Dokumen Memakan waktu berjam-jam untuk membongkar map. Ditemukan dalam hitungan detik melalui keyword.
Keamanan Dokumen Rentan rusak akibat cuaca, rayap, dan bencana alam. Terdapat backup otomatis dan data terenkripsi.
Akses dan Kolaborasi Harus berada di lokasi yang sama untuk melihat file. Dapat dilihat dari mana saja melalui koneksi internet.

Untuk menjalankan pengarsipan digital yang efektif, berikut adalah fitur utama aplikasi arsip (serta fitur utama yang wajib dimiliki oleh sebuah software arsip digital):

  • Fitur Pencarian Pintar: Sangat krusial untuk pencarian arsip dan pencarian dokumen instan.

  • Kontrol Akses Berbasis Peran: Sebuah kontrol akses (Role-Based Access Control) memastikan keamanan dokumen terjamin dengan membatasi siapa yang boleh melihat atau mengedit file.

  • Manajemen Retensi: Fitur aplikasi ini secara otomatis memantau jadwal retensi arsip sesuai dengan pedoman arsip nasional republik indonesia.

  • Sistem Berbagi Pakai: Memungkinkan karyawan berbagi dokumen dan berkolaborasi jarak jauh tanpa harus menggandakan file secara fisik.

Baca Juga : 7 Manfaat Solusi Alih Media Arsip untuk Perusahaan

7 Tips Memilih Aplikasi Arsip Digital untuk Kebutuhan Bisnis

Memilih platform yang salah justru bisa menghambat laju operasional. Berikut adalah 7 tips memilih aplikasi arsip digital yang wajib Anda terapkan:

1. Pahami Kebutuhan Operasional:

Sesuaikan pilihan dengan kebutuhan bisnis dan jenis dokumen yang sering diproses. Jenis aplikasi yang dipilih harus sanggup mengelola dokumen bisnis spesifik Anda.

2. Evaluasi Kapasitas:

Pastikan platform memiliki kapasitas penyimpanan (ruang penyimpanan) yang bisa terus diperbesar seiring waktu.

3. Prioritaskan Keamanan:

Aplikasi kearsipan harus memiliki tingkat keamanan dokumen yang tinggi dan mampu menjaga arsip secara terstruktur.

4. Pilih Akses Fleksibel:

Penggunaan aplikasi berbasis cloud (atau aplikasi web) sangat disarankan agar dokumen lebih mudah ditarik dan sangat mudah diakses oleh tim dari luar kota.

5. Perhatikan Fitur Organisasi:

Sistem harus memiliki fitur untuk mengatur dan menyusun arsip serta memfasilitasi pengarsipan dokumen berbasis metadata.

6. Kemampuan Integrasi:

Pastikan sistem mampu mengelola dokumen secara digital dan terhubung dengan aplikasi pengarsipan dokumen lain (seperti software ERP atau CRM internal).

7. Dukungan Vendor:

Pilih penyedia aplikasi yang terpercaya, memberikan edukasi penggunaan aplikasi, serta memberikan dukungan penuh selama masa digitalisasi arsip.

Baca Juga : 7 Fitur Aplikasi Penyimpanan Arsip Digital untuk Perusahaan

Rekomendasi Aplikasi Arsip dan Contoh Aplikasi Arsip

Jika Anda membaca ulasan internet mengenai 9 aplikasi arsip digital terbaik, Anda pasti akan menemukan nama-nama ekosistem Google seperti Google Drive dan Google Docs. Tentu, contoh aplikasi arsip publik semacam Google Drive sangat populer untuk menyimpan dokumen ringan. Google Docs juga sangat membantu untuk mengelola dokumen secara kolaboratif.

Namun, aplikasi publik tersebut seringkali tidak memadai untuk arsip dokumen atau dokumen perusahaan berskala besar. Anda butuh perangkat lunak khusus karena aplikasi arsip adalah sistem yang wajib memiliki rekam jejak (audit trail) yang kuat. Untuk kepentingan arsip digital untuk bisnis, Anda memerlukan rekomendasi aplikasi arsip digital yang bertindak sebagai document management system (DMS) terpusat.

Sebagai jawaban atas rekomendasi aplikasi arsip terbaik, MasterDMS hadir sebagai aplikasi arsip digital terbaik sekaligus arsip digital terbaik di indonesia. Perangkat lunak ini dirancang khusus untuk memfasilitasi pengelolaan arsip digital, mempermudah perusahaan mengakses dan mengelola arsip digital secara real-time, serta menerapkan sistem manajemen dokumen yang sangat ketat (compliance).

Selain itu, jika Anda masih memiliki tumpukan arsip fisik yang memiliki kekuatan hukum dan belum boleh dimusnahkan, Anda dapat mempercayakan penyimpanan arsip dan logistik pengelolaan dokumen (records management) eksternal Anda kepada layanan profesional dari Gudang Arsip.

(Ingin mengetahui cara merombak manajemen kertas Anda secara sistematis? Baca panduan internal kami di artikel: Strategi Sukses Membangun E-Arsip untuk Perusahaan)

Tingkatkan produktivitas tim dan amankan aset informasi instansi Anda sekarang juga! Beralihlah ke MasterDMS untuk mendapatkan pengelolaan arsip dan sistem pengarsipan dokumen berkelas enterprise yang dirancang untuk memajukan masa depan manajemen arsip serta keseluruhan manajemen dokumen bisnis B2B Anda!

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apa perbedaan antara E-Arsip dan Cloud Storage biasa?

E-arsip atau Document Management System dirancang dengan fitur spesifik untuk kepatuhan hukum korporat (seperti audit trail, pembatasan wewenang berjenjang, dan manajemen retensi), sedangkan cloud storage biasa hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan data (folder) umum.

2. Apakah file lama yang masih berupa kertas bisa dimasukkan ke dalam sistem?

Tentu saja. Anda hanya perlu melakukan proses scanning (alih media) terlebih dahulu. Setelah berubah menjadi arsip elektronik, file tersebut dapat diunggah dan diindeks ke dalam sistem arsip pintar agar mudah dicari.

3. Seberapa aman data perusahaan jika disimpan di aplikasi berbasis Cloud?

Sangat aman. Penyedia perangkat lunak profesional selalu membekali server mereka dengan protokol enkripsi militer, pencadangan otomatis (back-up multi-lokasi), dan pengawasan ketat untuk menangkal berbagai serangan siber.